INDERALAYA – Setelah dua hari berturut-turut melakukan aksi damai tanpa hasil, Aliansi Mahasiswa Peduli Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dikoordinir BEM Universitas Sriwijaya (Unsri) menduduki gedung Rektorat.

Aksi hari ketiga tersebut berlangsung, Jumat (28/7) di kampus Unsri Inderalaya, pukul 10.30 WIB. Lebih dari satu jam, sekitar 200 mahasiswa bercokol di sana. Mereka masuk tanpa hambatan. Sekuriti tidak bisa berbuat banyak untuk bisa mencegah para mahasiswa masuk dan naik menuju kantor rektor di lantai III.

Tuntutan mereka masih sama. Meminta penurunan UKT semester 9 sebesar 50 persen. Namun, tidak satu pun unsur pimpinan Rektorat Unsri yang menemui mereka.
Akhirnya, aksi berakhir dengan sendirinya dan mahasiswa membubarkan diri sekitar pukul 11.15 WIB. (sid/kms/ce1)